Cicilan Bisa Membengkak, Pengusaha Otomotif Mulai Khawatir Dampak Kenaikan Suku Bunga BI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 13:53 WIB
Ilustrasi suku bunga. (Foto: Freepik)
Share :

"Dengan meningkatnya angka penjualan, ada (pendapatan negara dari) PPN 11% akan naik, belum lagi PAD (pendapatan asli daerah), PKB (pajak kendaraan bermotor) itu juga akan meningkat, sehingga daerah punya pendapat penambahan, dan industri pendukung atau kompenen juga meningkat," lanjutnya.

Jongkie menjelaskan kenaikan inflasi hingga suku bunga menjadi tantangan baru untuk industri otomotif pada tahun 2022 ini, ditambah penghapusan PPNBM DTP yang otomatis mengerek harga jual mobil.

Menurutnya, hampir 70% transaksi kendaraan di Indonesia dilakukan melalui Lembaga pembiayaan atau melalui kredit leasing.

Maka keniakan suku bunga acuan BI ini dikhawatirkan akan berdampak pada minat masyarakat memiliki kendaraan.

"Penjualan otomotif di Indonesia 60-70% dilakukan secara kredit atau melalui leasing, ini yang mengkhawatirkan kami, dengan adanya kenaikan bunga pinjaman, maka akan berdampak pada naiknya cicilan perbulan," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya