Hadapi Inflasi, Ini Tips Jitu dari Sandiaga Uno untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 13 Oktober 2022 14:03 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Kemenparekraf).
Share :

"Sesuaikan dengan permintaan pasar. Kalau pasarnya harganya 100, kita sesuaikan harganya 100. Jangan dinaikkan karena nanti kalau dinaikkan pembeli merasa terbebani. Tapi kalau kita mengambil segmentasi pasar menengah ke atas, mungkin tidak terlalu berpengaruh,” kata Sandiaga.

Selanjutnya adalah tempat (place) atau dengan kata lain bisa dalam bentuk jalur distribusi yang tepat. Jalur distribusi yang sederhana, terbuka, dan berkeadilan.

"Terakhir baru kita bisa dapat menentukan strategi promosi dengan memaksimalkan digitalisasi. Sekarang banyak cara seperti gimmick, promo buy one get one," kata Sandiaga.

Pelatihan yang dihadiri lebih dari 300 pelaku ekonomi kreatif serta content creator di Makassar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kemampuan tentang strategi promosi yang tepat.

Ekonomi kreatif Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Saat ini ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan nilai kontribusi sebesar 7,8 persen.

Jumlah tersebut ditopang dengan tiga subsektor utama yakni kuliner, fesyen, dan kriya. Jumlah tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.

Saat ini, kata Sandiaga, sebanyak 88,8 persen konsumen Indonesia menyatakan lebih dominan menggunakan dan mengonsumsi produk dengan brand atau jenama dalam negeri.

Adapun nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2021 telah mencapai 23,9 miliar dolar AS. Sebelumnya pada 2020, ekonomi kreatif Indonesia baru berada pada angka 18,8 miliar dolar AS. Pemerintah menargetkan nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai angka 25,14 miliar dolar AS.

"Strateginya adalah bagaimana kita mempercepat digitalisasi, kita bantu dengan pelatihan dan pendampingan, upskilling dan reskilling juga newskilling. Misalnya edukasi tentang mengambil foto produk, packaging yang bagus, serta strategi pemasaran,” kata Menparekraf Sandiaga.

Pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf memiliki berbagai program yang dapat dimanfaatkan pelaku ekonomi kreatif. Mulai dari Apresiasi Kreasi Indonesia, Wirausaha Digital Mandiri, dan berbagai program lainnya.

"Pemerintah memiliki program #BanggaBuatanIndonesia yang menargetkan 30 juta pelaku UMKM onboarding ke platform digital. Per hari ini sudah 21 juta, jadi ada 9 juta tambahan yang kita perlukan agar ekonomi kreatif bisa bersiap-siap memitigasi potensi resesi tahun depan," kata Sandiaga.

Dengan pilar kolaborasi, adaptasi, dan inovasi yang diperkuat dengan konsep 3G (Gerak Cepat, Gerak Bersama, dan Gali Semua Potensi) diharapkan sektor ekonomi kreatif juga pariwisata dapat mendukung capaian 1,1 juta lapangan kerja baru dan berkualitas di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024.

"Saya yakin dengan kerja sama, kita bisa menghadirkan ekonomi kreatif sebagai salah satu lokomotif dalam penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas dengan digitalisasi," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya