PFN akan dikonversi menjadi lembaga pembiayaan bagi industri perfilman Indonesia. Dalam skemanya, PFN akan membantu perusahaan film swasta untuk memproduksi film atau konten yang bisa didistribusikan kepada masyarakat.
"Di BUMN sendiri, kami mempunyai Perum Produksi Negara, yang kami sedang jajaki untuk memiliki model bisnis baru yaitu sebagian lembaga pembiayaan film dan konten. PFN juga tidak bisa berdiri sendiri, PFN harus bersinergi dengan BUMN lain dan komunitas untuk dapat bersaing di era digitalisasi seperti saat ini," tutur dia.
(Feby Novalius)