Jadi Negara Maju, Pendapatan Penduduk Indonesia Naik Jadi Rp157 Juta

Michelle Natalia, Jurnalis
Kamis 10 November 2022 11:37 WIB
Luhut yakin Indonesia jadi negara maju (Foto: Kemenkomarves)
Share :

"Artinya apa? Kalau kita kompak, tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan. Ini yang saya kira perlu Anda pegang bersama-sama. Transformasi ekonomi dari commodity based menjadi value-added based itu terjadi, dulu kita hanya lihat commodity prices naik, hebat ekonomi kita, but today, it is different," ungkap Luhut.

Ekspor Indonesia ke China misalkan, sangat tinggi. Ekspor di tahun lalu menjadi ekspor terbesar sepanjang sejarah, sebesar USD232 miliar.

"Belum pernah seperti itu, kita punya ekspor raw material juga naik. Kemudian meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi juga penting. Government procurement kita ada Rp1.200 triliun dan Rp400 triliun dari BUMN, sekarang secara bertahap secara digitized. Dulu Rp1.600 triliun ini 90% kita impor, sekarang BPS membuat studi kalau Rp400 triliun bisa kita buat dan dibuat dalam negeri, itu bisa menciptakan hampir 2 juta lapangan kerja, dan membuat pertangguhan ekonomi on top of yang ada 1,7%," jelas Luhut.

Dia bercerita bahwa dia pernah dikunjungi oleh Dubes AS di kantornya, dimana dubes tersebut menanyakan mengapa Luhut menarik semua brand AS dari e-katalog. Luhut menegaskan kepadanya, "Your Excellency, basically America told us how to do it, your President said American First, so Indonesia also has the right to say Indonesia First, as simple as that."

"Setelah itu pun tidak ada komplain lagi. Jadi apa yang mau saya bilang sama Anda? Kalau kita bangga buat negeri kita, kita akan jadi. Jadi jangan anggap kita kelas dua, enggak. We are first class, nobody can beat that," pungkas Luhut.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya