Sisi fiskal Indonesia mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi, sehingga pihaknya berkomitmen untuk mengkonsolidasi fiskalnya untuk bisa merespon tantangan-tantangan baru tersebut.
"Kalau dilihat dari defisit APBN, tahun lalu, di kuartal II dan III, belanja pemerintah khususnya untuk jaring pengaman sosial dan belanja terkait pandemi meningkat dengan sangat drastis, dengan adanya varian Delta. Ini kemudian memaksa kami untuk 'menutup' akses kembali dan juga meningkatkan jaring pengaman sosial," tambah Sri.
Tapi, sebut Sri, belanja pemerintah yang reguler, khususnya infrastruktur dan belanja untuk sumber daya manusia seperti pendidikan, masih tetap tumbuh.
"Ditambah lagi masih ada waktu di kuartal IV-2022 bagi Kementerian/Lembaga untuk mengejar belanja mereka," tandasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)