Jembatan Tujuh Wali-Wali, Ikon Kota Merauke dengan Segudang Manfaat

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 13 November 2022 20:08 WIB
Jembatan TWW Jadi Ikon Kota Merauke. (Foto: Okezone.com/Instagram)
Share :

JAKARTA - Mengenal Jembatan Tujuh Wali-Wali (TWW), ikon Kota Merauke. Di mana kehadiran jembatan ini berperan sangat penting untuk akses jalan masyarakat Merauke.

Mengutip Instagram Kementerian PUPR, jembatan ini vital karena menghubungkan Kota Merauke dan sentra pertanian padi terbesar di Papua.

Jembatan rangka baja ini diremsikan Presiden Soeharto pada 1997.

Jembatan TWW melintasi Sungai Maro. Di mana panjang jembatan ini mencapai 560 meter dan lebar 6 meter.

Jembatan TWW pun menjadi ikon Kota Merauke yang pertama.

Baca Juga: Hemat Energi, Jembatan Terpanjang di Yunani Gelap Gulita

Adapun jembatan ini telah beroperasi hampir 25 tahun. Di mana kehadiran jembatan ini sangat mempermudah akses masyarakat di Kota dan Kabupaten Merauke.

Tak berhenti di Jembatan TWW, pemerintah hingga kini gencar membangun infrastruktur di Papua. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 29 jembatan di ruas Merauke Sorong Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari kelanjutan program Jalan Trans Papua yang akan membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas antar kabupaten/kota di Papua Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar kawasan perlu terus ditingkatkan agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efisien. Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan meningkat.

Baca Juga: Rampung September 2022, Intip Proses Pembangunan Jembatan Kaca Pertama di RI

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Barat Gunadi Antariksa mengatakan Jembatan dengan panjang keseluruhan mencapai 511,5 meter ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp236,55 milar pada TA 2022 melalui enam paket pekerjaan.

“Paket pembangunan jembatan tersebut meliputi Jembatan Kampung Muri – Kwatisore (Batas Provinsi Papua) I sepanjang 90 meter dan Jembatan Kampung Muri – Kwatisore (Batas Provinsi Papua) II sepanjang 96,5 meter yang merupakan bagian pembangunan Trans Papua ruas Merauke – Sorong,” kata Gunadi.

Paket pekerjaan dua jembatan ini dibangun melalui skema Multi Years Contract (MYC) tahun 2022-2024 yang terdiri dari 21 pembangunan jembatan, yakni Paket Jembatan Kampung Muri – Kwatisore I sebanyak 10 jembatan dan Paket Jembatan Kampung Muri – Kwatisore II sebanyak 11 jembatan. Untuk tahun 2022 ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp93,2 miliar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya