Beberapa hal yang termasuk ke dalam SJH antara lain:
- Memberlakukan kebijakan halal dalam proses produksi
- Membentuk Tim Manajemen Halal (TMJ)
- Membuat panduan SJH
- Melakukan pelatihan
- Mempersiapkan langkah-langkah SJH
Audit internal
- Dalam praktiknya, Anda akan dibantu dan dipandu oleh tim dari MUI.
3. Siapkan Dokumen
Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen atau file untuk mengurus sertifikasi halal.
Jenis-jenis dokumen yang perlu dipersiapkan tentunya sesuai dengan jenis perusahaan yang Anda jalankan. Untuk melakukan sertifikasi secara online melalui aplikasi, file perlu di scan terlebih dahulu.
Beberapa file yang perlu disiapkan oleh pemohon sertifikasi halal MUI antara lain:
- Nama-nama produk
- Daftar bahan dan dokumen bahan
- Daftar penyembelih (khusus untuk RPH)
- Matriks produk
- Manual SJH
- Diagram alur proses
- Daftar alamat fasilitas produksi
- Bukti sosialisasi kebijakan halal
- Bukti pelatihan internal
- Bukti audit internal.
4. Lakukan Pendaftaran Sertifikat Halal
Apabila semua dokumen sudah Anda siapkan, langsung saja buka aplikasi Halal MUI.
Pilih menu “Sertifikasi Halal” di halaman awal. Pilih tab “Registrasi Halal”.
Anda akan diarahkan menuju halaman pendaftaran. Isilah formulir dengan data-data yang sesuai dengan fakta di lapangan.