Kemudian, beban penjualan sebesar Rp1,86 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp214,67 miliar.
Hingga akhir September 2022, total nilai aset BLTZ naik 1,80% dibanding akhir tahun lalu menjadi Rp2,44 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,40 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,92 triliun dan ekuitas sebesar Rp516,95 miliar.
Tahun ini, perseroan optimistis bahwa pasar film akan terus pulih dan terus ke sisi positif. Hal ini dapat dilihat pada serangkaian film Hollywood dan Indonesia hits yang diputar yakni, Black Panther 2, Avatar 2, Pengabdi Setan 2 dan Miracle in Cell No. 7.
Perseroan juga membuka beberapa bioskop baru di tahun ini, antara lain berlokasi di Tangerang Selatan yang resmi dibuka pada April lalu, serta yang baru dibuka pada 11 Agustus 2022 lalu yakni, CGV Mall Malang City Point. Perseroan menargetkan akan membuka 3-6 bioskop baru di Malang yang pembukaannya disesuaikan dengan kondisi pasar.
Selain itu, perseroan juga akan meningkatkan kinerja pada unit bisnis konten alternatif, non movie screening, dan digital development. Juga, meningkatkan penjualan online untuk makanan dan minuman, meningkatkan penjualan merchandise dan lainnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)