Transisi Energi Harus Dilakukan Secara Bertahap

Antara, Jurnalis
Selasa 06 Desember 2022 20:42 WIB
Transisi energi harus dilakukan secara bertahap (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTATransisi energi harus dilakukan secara bertahap. Dengan begitu, transisi energi tidak menimbulkan masalah apabila terjadi disrupsi yang mengganggu pasokan energi.

Pengamat Energi dan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Rosari Saleh mengatakan, masalah bisa muncul apabila sumber lama energi ditinggalkan begitu saja, padahal sumber energi baru belum tersedia dalam jumlah yang mencukupi.

Belajar dari pengalaman Eropa yang mengalami krisis energi akibat konflik geopolitik di Ukraina, sehingga negara-negara yang bergantung pada pasokan gas, justru mempertimbangkan kembali untuk mengimpor energi fosil.

"Kita harus belajar dari sini. Jangan sampai arah kebijakan yang disusun merugikan negara karena kondisi global sedang krisis, jadi transisi energi harus dilakukan secara bertahap," katanya dilansir dari Antara, Selasa (12/6/2022).

Menurut dia, pemerintah bisa melihat pengalaman tersebut sebagai pelajaran agar langkah dalam melakukan transisi energi bisa dilakukan secara tepat dan krisis energi domestik tidak terjadi.

Dari sisi fiskal, Indonesia juga masih bergantung pada sumber daya alam sebagai sumber penerimaan dalam APBN, sehingga berkurangnya kontribusi ini juga harus dipertimbangkan, apabila ingin menjalankan transisi energi secara berkelanjutan.

"Hingga saat ini Indonesia masih sangat diuntungkan dengan energi fosil terutama mineral dan batu bara, termasuk minyak," kata Rosari.

Sebelumnya langkah Indonesia untuk mengembangkan ekonomi hijau, termasuk dengan mengurangi energi fosil dan mendorong pemanfaatan energi terbarukan, mendapat dukungan penuh dari dunia internasional.

Salah satu dukungan berasal dari Forum G20 yang memberikan apresiasi kepada Indonesia atas komitmen transisi energi tersebut karena sejalan dengan arah ekonomi dunia, termasuk adanya dukungan pembiayaan dari lembaga maupun mitra multilateral.

Penyelenggaraan G20 di Indonesia juga telah menyepakati kerja sama transisi energi sebesar USD20 miliar yang nantinya akan ditindaklanjuti melalui dukungan tambahan seperti insentif fiskal untuk mendukung pemanfaatan energi hijau ke depannya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya