Usai Sebut Kemenkeu Diisi Iblis, Bupati: Jangan Ambil Minyak Lagi di Meranti!

Michelle Natalia, Jurnalis
Senin 12 Desember 2022 17:40 WIB
Bupati Meranti Muhammad Adil. (Foto: Okezone)
Share :

Maka dari itu, dia meminta kepada pemerintah pusat untuk menghentikan pengeboran minyak di Meranti.

Bahkan, dia menyebut masyarakat Meranti sama sekali tidak merasakan manfaat dari pengeboran tersebut.

"Meranti itu targetnya 2023 9.000 barel per hari. Jadi kalau seandainya kami naik, penghasilannya besar dianggap penurunan, saya mengharapkan bapak keluarkan surat untuk penghentian pengeboran minyak di Meranti. Jangan diambil lagi minyak di Meranti, tidak apa-apa kami juga masih bisa makan daripada uang kami dihisap sama pusat," ucapnya.

Adil menyebut bahwa sudah berupaya mempertanyakan DBH yang digelontorkan Kemenkeu ke Kepulauan Meranti dengan melayangkan 3 surat permohonan audiensi ke Menkeu Sri Mulyani Indrawati, namun upayanya gagal.

"Sampai ke Bandung saya kejar orang Kemenkeu juga tidak dihadiri oleh yang kompeten, yang hadir waktu itu entah staf, tidak tahu lah. Sampai waktu itu saya ngomong ini orang keuangan isinya ini iblis atau setan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Adil tengah disorot usai kontroversinya yang menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diisi oleh iblis dan setan.

Dia pun mengancam untuk angkat senjata dan bergabung dengan Malaysia.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya