Menteri Hadi juga berharap bantuan masyarakat untuk mempercepat pemetaan hingga proses penyertipikatan tanah tersebut dengan memenuhi kelengkapan dokumen yuridis dan fisik.
"Mulai Januari 2023 saya akan datang ke setiap desa, untuk kita laksanakan pemasangan patok secara lengkap sesuai penentuan lokasi dari mana saja yang kita utamakan, seluruh wilayah akan didata," lanjutnya.
Bahkan dengan menggunakan drone satelit ini juga membuat pemetaan tanah didalam kawasan hutan juga bisa dilakukan. Hal itu yang membuat Menteri Hadi optimis sebelum tahun 2025 126 juta bidang tanah sudah dipetakan.
"Sehingga kita targetkan tidak sampai 2025 target 126 juta bidang itu sudah bisa terdata, tetapi belum masuk ke sertipikat, tetapi sudah terdata," pungkasnya.
(Taufik Fajar)