JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Gedung Bersejarah A.A Maramis di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, usai membuka Rapat Kerja Nasional Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato saat menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi mengatakan Gedung A.A Maramis baru saja selesai direnovasi.
“Bapak Presiden, gedung ini baru selesai direnovasi oleh Bu Menteri Keuangan dan gedung yang dibangun tahun 1809 dan (selesai) 1828 ini pindah ibu kota dari Kota Tua ke Weltevreden,” kata Airlangga, Rabu (21/12/2022).
Seperti dikutip dari keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden bahwa Gedung A. A. Maramis mulai dibangun pada Maret 1809 dan selesai tahun 1828. Gedung ini awalnya merupakan istana bagi Gubernur Hindia Belanda Herman Willem Daendels.
Saat itu Daendels memindahkan pusat pemerintahan dari Oud Batavia di muara Sungai Ciliwung ke wilayah pusat ibu kota baru, yakni Niew Batavia di Weltevreden.
Konsep tata ruang Weltevreden menggunakan pola konsentrik, yakni pusat kawasan dikelilingi kawasan penunjang yang terdiri atas Lapangan Banteng, Gedung Kementerian Keuangan, Hooggerechshof (Gedung Jusuf Anwar), Citadel Prince Frederick (sekarang Masjid Istiqlal), Great Palace of Weltevreden (sekarang RSPAD), Gedung Kimia Farma, Gereja Katedral, dan Gedung Kesenian Jakarta.