Outlook 2023, Mengintip Prospek Industri di Tanah Air

Advenia Elisabeth, Jurnalis
Rabu 04 Januari 2023 14:22 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. (Foto: MPI)
Share :

Resolusi 2023

Dibandingkan dengan 2022, tahun baru 2023 pemerintah memiliki banyak tugas rumah/PR guna meningkatkan perekonomian nasional serta kesejahteraan pekerja. Pasalnya, diketahui bersama beberapa industri di sektor padat karya mengalami keterpurukan di tahun lalu.

Bahkan banyak pekerja yang harus putus hubungan kerja (PHK).

Maka dari itu, Menperin Agus Gumiwang menyebutkan, pihaknya tengah menyusun strategi untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan di sektor industri. Baik itu industri tekstil, alas kaki, dan furnitur.

“Kami sedang menyiapkan kebijakan stimulus tersebut, di antaranya adalah larangan terbatas impor, penyesuaian pemeriksaan post border menjadi border, dan fleksibiltas jam kerja. Itu yang kami minta untuk direlaksasi, paling tidak sampai kondisi normal,” paparnya.

Berbeda dengan tahun lalu, di tahun 2023 ini pemerintah menggulirkan kebijakan pemberian insentif untuk kendaraan listrik.

Langkah ini diambil untuk mendorong percepatan dalam pengembangan industri berbasis listrik di Indonesia.

Adapun besarannya, untuk mobil listrik, pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp80 juta, sedangkan motor listrik sebesar Rp8 juta.

Saat ini, kebijakan tersebut sedang dalam tahap finalisasi oleh pemerintah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya