6 Fakta Mengejutkan Dana Pensiun BUMN Bermasalah

Noviana Zahra Firdausi, Jurnalis
Minggu 15 Januari 2023 04:33 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)
Share :

2. 65% Dana Pensiun Bermasalah

Berdasarkan laporan yang diterima Erick, 65% dana pensiun di perusahaan pelat merah bermasalah. Hanya 35% saja perusahaan BUMN yang mampu mengelola dana pensiunnya dengan baik.

“Karena data saya 35% sehat, 65% ada masalah. Saya mau bersih-bersih. Jangan Asabri, Jiwasraya, eh yang ini lupa. Mumpung ada waktu,” tukasnya.

3. Dana Pensiun BUMN Sangat Rawan

Dia mengakui pengelolaan dana pensiun BUMN rawan diselewengkan. Karena itu, dapen BUMN perlu diawasi, dapat dikelola secara transparan dan profesional.

Erick sendiri sudah mengumpulkan 41 Direksi dari lembaga dana pensiun BUMN, pada Rabu, 11 Januari 2023 malam. Dalam forum tersebut dia mengingatkan agar Direksi mewarisi kebaikan dan bukan masalah.

Mantan Presiden Inter Milan itu mengingatkan dana pensiun BUMN tidak dapat lagi dikelola seperti dulu yang cenderung tidak transparan, akuntabel dan sering bocor.

"Track record-nya sudah ada. Ada aset yang hilang, investasi yang dimainkan ada dana yang dikorupsi. Sekarang saya bekerjasama dengan BPKP untuk menyusun blacklist, siapa saja direksi yang korup, akan masuk daftar ini," kata dia. 

4. Masalah Utama Dapen

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap dana pensiun BUMN rawan korupsi. Dia membeberkan tiga masalah utama dana pensiun (dapen) BUMN. Ketiganya adalah aset yang hilang, investasi yang dimainkan, dan anggaran yang korupsi.

 5. Dapen BUMN terus diperbaiki

Dia memastikan perbaikan ekosistem dapen BUMN terus diperbaiki. Salah satunya dengan menggodok penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.

 6. Dikawal Erick Thohir

Erick mengaku terus mengawal dapen BUMN dengan melakukan 'bersih-bersih' terhadap tindak pidana korupsi atau hal-hal yang melanggar hukum. Upaya ini dilakukan hingga periodisasi atau kepemimpinannya di Kementerian BUMN berakhir.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya