JAKARTA - Rencana pemerintah penyetopan impor beras di bulan Maret 2023 menjadi sorotan. Pasalnya, hal tersebut dilakukan karena masa panen dalam negeri terjadi pada bulan Februari 2023.
Adapun, sebelumnya pemerintah melakukan kebijakan impor beras guna mencukupi stok dalam negeri.
"Jadi Maret nanti Bulog tugasnya berapapun beli dari masyarakat dengan harga terbaik bukan harga paling tinggi atau murah itu, tapi harga yang paling bagus," ujarnya kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (6/1/2023).
Berikut Okezone Sabtu (21/1/2023) telah merangkum beberapa fakta mengenai tidak adanya impor beras di bulan Maret 2023, sebagai berikut:
1. Impor 500.000 Ton Beras Untuk Cadangan
Perum Bulog akan tetap melaksanakan impor 500.000 ton beras untuk cadangan beras pemerintah (CBP) hingga pertengahan Februari 2023. Direktur Utama Bulog, Budi Waseso alias Buwas mengatakan impor beras akan tetap dilakukan hingga memasuki masa panen.
Dalam perhitungan Bulog yang didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa masa panen akan terjadi pada Maret 2023.