Tarif Tol Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar Bakal Naik

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Jum'at 05 Mei 2023 20:22 WIB
Ilustrasi jalan tol (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) mengumumkan bahwa ruas tol Bakauheni - Terbanggi Besar bakal melakukan penyesuaian tarif dalam waktu dekat.

Hal itu sejalan dengan UU Jalan No. 2 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan Pada Pasal 48 ayat 3 yang menyebutkan bahwa penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro menYatakan Tol Bakauheni - Terbanggi sesuai regulasi sudah saatnya dilakukan penyesuaian tarif kembali setelah sebelumnya pernah dilakukan penyesuaian pada Tahun 2021.

"Dengan pertimbangan saat ini perekonomian telah pulih kembali, dimana inflasi di April 2023 ini lebih rendah dari Oktober tahun lalu (data dari website Bank Indonesia pada Oktober 2022 inflasi mencapai 5.71%, sedangkan pada April 2023 ini mengalami penurunan menjadi 4.33%), sehingga ini saat yang tepat untuk dilakukan penyesuaian tarif,” kata Koentjoro dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (5/5/2023).

Hutama Karya berkomitmen bahwa penyesuaian tarif pada ruas tol tersebut telah diikuti dengan pemenuhan dan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan pada layanan transaksi maupun operasional.

Tol Bakauheni - Terbanggi Besar sendiri telah dilengkapi dengan 55 gardu yang terdapat di 11 GT yakni GT Bakauheni Selatan, GT Bakauheni Utara, GT Lematang, GT Kalianda, GT Natar, GT Itera Kotabaru, GT Sidomulyo , GT Tegineneng Barat, GT Tegineneng Timur, GT Gunung Sugih & GT Terbanggi Besar, 44 armada siaga yang terdiri dari ambulans, mobil rescue, mobil derek, layanan jalan tol dan Patroli Jalan Raya (PJR).

Selain itu jalan tol tersebut juga sudah tersebut 289 CCTV dengan dua arah mata kamera yang dimonitoring selama 24 jam di control room, 26 VMS dan 12 Rest Area dengan fasilitas lengkap seperti toilet, masjid, SPBU, minimarket serta melakukan pemeliharaan jalan tol dan beautifikasi secara rutin di 2 ruas tol tersebut seperti pemeliharaan Scraping, Filling, & Overlay (SFO) atau pengelupasan dan pelapisan kembali.

Kemudian juga sudah dilakukan pemeliharaan yang bersifat long-term sustainability seperti rekonstruksi beton rigid yang bersifat permanent di Tol Bakter maupun beautifikasi seperti pengecatan marka, concrete barrier, guardrail dan bagian penyokong jalan tol lainnya agar terus ter-maintain dengan baik.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya