Ekonomi ASEAN Diprediksi Tumbuh 5% pada 2024

Dovana Hasiana, Jurnalis
Minggu 07 Mei 2023 18:19 WIB
Ilustrasi ekonomi RI. (Foto: Freepik)
Share :

Selain itu, PED utama yang turut dibahas adalah The 2nd Protocol to Amend the ASEAN– Australia–New Zealand Free Trade Area (AANZ-FTA), Leaders’ Statement to Develop the ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), Development of ASEAN Blue Economy Framework dan Promoting Transition Finance to Support Sustainable Finance and Green Economy dan Development of the Electric Vehicle Ecosystem.

Menko Airlangga menyebutkan, terdapat perkembangan positif dari capaian prioritas, terutama terkait penandatangan ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA) Upgrading dan peluncuran ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance Versi 2 yang telah memasuki tahap akhir implementasi sebagai bagian untuk mempromosikan pembiayaan transisi untuk mendukung keuangan Berkelanjutan dan ekonomi hijau

Sementara, untuk transformasi digital kawasan, para Menteri sepakat untuk mengakselerasi dimulainya perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dari 2025 menjadi 2023.

“Ditargetkan akan diluncurkan pada bulan September 2023 dan diselesaikan putaran perundingan pertama di tahun ini,” terangnya.

Pertemuan tersebut pun juga membahas persiapan partisipasi Timor-Leste di ASEAN. Para Menteri mendukung Timor-Leste secara penuh untuk berpartisipasi dalam pertemuan dan kegiatan di Pilar Ekonomi ASEAN. Terakhir, para menteri juga membahas perkembangan penyusunan Visi Komunitas ASEAN Paska-2025.

“Para Menteri menginstruksikan badan sektoral terkait untuk melakukan konsultasi dengan seluruh elemen masyarakat ASEAN, agar dapat menjaring pandangan dan kebutuhan komunitas ASEAN secara inklusif,” pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya