Pemberton, yang tinggal di Georgia, mulai menemukan tonik yang akan mengurangi rasa sakit dan menghentikan kecanduannya. Begitulah cara ia menciptakan "Anggur Coca Prancis Pemberton", yang terbuat dari alkohol dan coca, tanaman yang secara alami mengandung kokain.
Namun pada akhir tahun 1880-an, alkohol menjadi ilegal di wilayahnya, yang berarti minumannya juga ilegal. Pemberton lalu menukar anggur dan menggunakan sirup gula, untuk terus menjual minuman yang mengandung kokain yang disebut Coca-Cola.
Lantaran orang kulit putih kelas menengah khawatir dan percaya minuman ringan mengabadikan penggunaan kokain di kalangan komunitas kulit hitam. Alhasil Coca-Cola menghilangkan kokain dari minumannya pada tahun 1903.
2. Fanta
Fanta juga termasuk salah satu brand makanan terkenal dengan sejarah kelam. Merek satu ini sudah ada sejak zaman Perang Dunia II. Saat Jepang membom Pearl Harbor pada tahun 1941, Amerika bergabung dalam Perang Dunia II.
Ini berarti Coca-Cola harus berhenti memasok sirup ke Coca-Cola GmbH. CEO Coca-Cola GmbH, Max Keith, memutuskan untuk bereksperimen dan membuat minuman baru.
Hanya saja, penjatahan masa perang hanya mengizinkan begitu banyak bahan. Keith akhirnya menggunakan sisa makanan dari produsen lain, seperti whey (produk sampingan susu) dan sisa dari pemerasan sari ini menjadi bahan baku Fanta.
3. Permen Mars
Mungkin sebagian pecinta makanan manis tak asing dengan merek satu ini. Ya, Mars memiliki sejarah kelam di dalam kesuksesannya.
Frank Mars bersama sang anak, Forrest, memiliki ambisi mendirikan bisnis makanan hingga rokok. Akan tetapi semua bisnis yang dijalankan gagal.Bahkan sang aak dipenjara lantaran menempelkan poster iklan rokok miliknya.
Alhasil, dengan sisa uang yang ada, Frank mengeluarkan anaknya dari penjara. Kemudian keduanya minum milkshake bersama, barulah muncul ide untuk mencampurkan susu dengan cokelat.