Tak Lagi Rugi, GMF AeroAsia (GMFI) Kantongi Laba Rp16,22 Miliar

Safina Asha Jamna, Jurnalis
Senin 15 Mei 2023 11:52 WIB
GMFI bukukan laba (Foto: Shutterstock)
Share :

Tak hanya itu, liabilitas perseroan juga naik 4,70% menjadi USD755,65 juta dibanding Desember 2022 sebesar USD721,68 juta. Sedangkan aset GMFI tumbuh 9,11% menjadi USD426,26 juta, dibanding periode akhir 2022 sebesar USD390,65 juta. Sebagai informasi, GMFI membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 7% hingga tahun 2026. Sejumlah strategi disiapkan demi memenuhi target tersebut.

Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi pernah mengatakan, perseroan sedang menjaga tren posisi keuangan yang positif, sejak mengamankan laba bersih tahun buku 2022 senilai USD 3,57 juta, dari posisi rugi 2021 senilai USD127,39 juta.

"Kami percaya saat ini kami berada dalam track yang benar, di mana langkah restrukturisasi sudah kami lakukan secara serius, profitabilitas juga secara bertahap telah mampu dicapai," kata Andi.

Terdapat 3 strategi utama untuk mengejar target pertumbuhan, yakni restrukturisasi utang, peningkatan profitabilitas, dan perbaikan ekuitas. Sebelumnya PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) sebagai induk usaha menargetkan kontribusi pendapatan dari dua anak usahanya, Citilink Indonesia dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk lebih besar pada 2023.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra pernah bilang, kinerja dua anak usahanya tersebut dapat bertumbuh lebih kencang dibandingkan dengan Garuda sebagai induk. Hal ini yang membuat perseroan meminta kontribusi pendapatan dua entitas tersebut lebih besar pada tahun ini.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya