JAKARTA - PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) meraup pendapatan Rp2,63 miliar pada kuartal I-2023. Pendapatan ini naik 23% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,13 miliar.
"Kontribusi pendapatan terbesar masih dari segmen banquet Rp1,19 miliar dari sebelumnya Rp590 juta, disusul pendapatan hotel Rp1,10 miliar dari Rp1 miliar, sisanya breakfast, Food and Beverages, laundry, dan lainnya," kata Direktur Keuangan FITT Sukino di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Meski pendapatan naik, emiten jasa pengelola hotel dan pariwisata ini mencatat rugi bersih Rp2,28 miliar dari sebelumnya rugi Rp1,88 miliar.
Saat ini Perseroan mengelola hotel yang sama dengan yang dikelola oleh entitas anak PT Bumi Majalengka Permai, yaitu Hotel Fitra.
Direktur Operasional dan Corporate Secretary FITT Tomi Tris menambahkan, tingkat hunian kamar hotel dan tingkat tersewa Convention Hall juga naik dari waktu ke waktu.
Sebab itu, beberapa strategi pemasaran di 2022 akan kembali dilanjutkan di antaranya diskon tarif kamar untuk menarik minat tamu, diskon makanan dan minuman, dan tarif khusus untuk korporasi, baik yang ada di sekitar kota Majalengka, maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta.
"Hal ini guna menjaring para karyawan yang ingin melakukan perjalanan wisata secara mandiri maupun gathering perusahaan," katanya.
Di sisi lain, pihaknya optimistis kinerja Perseroan akan meningkat pada tahun ini seiring dengan sejumlah katalis positif yang akan mendorong bertumbuhnya industri pariwisata nasional.
Emiten FITT akan fokus memanfaatkan prospek industri pariwisata alam yang banyak tersedia di Jawa Barat (Jabar), termasuk Majalengka. Sektor ini diprediksi tumbuh signifikan yang didukung berbagai indikator, salah satunya dukungan Pemerintah, melalui kementerian terkait, yang secara intensif mengadakan event-event besar.
Katalis lain ialah mulai banyaknya aktivitas seremonial masyarakat yang kembali dimulai setelah sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19. Sentimen positif berikutnya adalah tahun 2023 sudah memasuki tahun politik, di mana akan banyak kegiatan organisasi partai politik yang butuh tempat saat melakukan sosialisasi dan rapat konsolidasi, sehingga manajemen optimistis Convention Hall milik Perseroan akan tumbuh pesat.