JAKARTA- Kenapa Starbucks di Australia tidak laku sering menjadi tanda tanya. Gerai kopi asal Amerika Serikat ini telah dikenal secara global karena memiliki lebih 35.711 cabang di 84 negara.
Pamor gerai kopi berlogo putri duyung dengan dua ekor ini tak mampu menarik perhatian warga Australia. Buktinya, pada 2008 lalu Starbucks menutup sekitar 70% gerainya di negeri kanguru.
Lantas, kenapa Starbucks di Australia tidak laku? Dilansir dari Medium, berikut alasannya:
1. Tidak Bisa Beradaptasi
Starbuck pertama kali membuka gerainya di Austalia pada Juli 2000 di Sidney. Delapan tahun kemudian, gerai ini telah beranak pinak menjadi 87 gerai di seluruh Australia.
Sayangnya, mereka tidak menyesuaikan diri dengan menghadirkan menu sesuai kesukaan konsumen di Australia. Sebagai pembanding, saat McDonald’s memasuki pasar India, mereka membuat menu yang disesuaikan dengan konsumen di negara tersebut.