Pada saat fit and proper test kemarin, Agusman memaparkan tantangan terbesar yang dihadapi industri lembaga pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan yakni, ketidakpastian perekonomian global yang salah satunya disebabkan oleh perang Rusia dan Ukraina.
Sementara dari dalam negeri, tantangan yang dihadapi antara lain industri pembiayaan masih terdampak kebijakan pelonggaran pandemi Covid-19. Selain itu, Agusman menjelaskan tantangan lainnya seperti masih rendahnya pendalaman pasar keuangan dan lemahnya pelindungan konsumen,
Agusman juga menyebut masih lemahnya perkembangan teknologi digital, peningkatan jumlah generasi milenial, serta peningkatan akan kesadaran pembiayaan ramah lingkungan.
(Taufik Fajar)