JAKARTA - Ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi II Cigombong-Cibadak akan beroperasi pada kuartal III-2023. Dengan panjang tol 11,90 kilometer, tol Bocimi hanya memakan waktu 2,5 jam saja untuk perjalanan dari Jakarta menuju Sukabumi.
Dahulu masyarakat memerlukan kurun waktu 5 jam perjalanan dari Jakarta menuju Sukabumi. Ditambah harus melewaiti jalur kemacetan seperti Cicurug, Parungkuda dan Cibadak.
“Semoga waktu tempuh yang singkat ini dapat membuat mobilisasi masyarakat sekitar menjadi lebih mudah dan cepat," ujar SVP Corporate Secretary, Ermy Puspa Yunita, melalui keterangan pers.
Selain itu terdapat ruas Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong dengan panjang 15,35 kilometer yang telah beroperasi sejak Desember 2018. Seksi 2 Cigombong-Cibadak sudah berfungsi sejak arus mudik lebaran 15 April 2023 hingga 1 Mei 2023.
Ketika digunakan Seksi 2 Cigombong-Cibadak mampu meningkatkan Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) sebesar 66,20%. Dibandingkan dengan periode mudik 2022 sekitar 38.716 kendaraan melintas.
Dengan adanya tol Bocimi diharapkan mampu melancarkan aktivitas industri dalam penyaluran logistik dan meningkatkan potensi wisata yang terdapat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
"Kehadiran Tol Bocimi juga memberikan dukungan terhadap konektivitas menuju banyak pariwisata di daerah Jawa Barat seperti Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng, Geopark Ciletuh hingga Gunung Gede,” kata Ermy.
Sebelumnya Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol selaku pengelola Ruas Tol Bocimi dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Layak Operasi (ULO) secara penuh. Kegiatan ULF dan ULO meliputi uji spesifikasi terkait teknis persyaratan dan perlengkapan jalan serta aspek keselamatan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan agar menunjang keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
“Waskita terus berkomitmen dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat dalam menghadirkan karya-karya yang berkualitas baik serta aman dan nyaman," tutup Ermy.
Baca Selengkapnya: Tol Bocimi Segera Diresmikan, Jakarta-Sukabumi Hanya 2,5 Jam
(Taufik Fajar)