JAKARTA - Jumlah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menyamai rekor pencapaian pada tahun 2022.
Sebanyak 59 emiten resmi tercatat di BEI per hari ini, kalau angka tersebut merupakan jumlah yang sama dengan rekor pencatatan saham sepanjang tahun 2022.
BACA JUGA:
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bursa fokus memperhatikan perkembangan seluruh instrumen efek, tidak hanya pencatatan saham baru.
"Kita memberi perhatian terhadap seluruh instrumen efek, memang saham umumnya sebagai pembanding bursa efek sedunia, tapi kita fokus terhadap seluruh instrumen," kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI, Selasa (8/8/2023).
BACA JUGA:
Hingga Jumat, 4 Agustus 2023 terdapat 38 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan bursa. Apabila dikurangi 6 emiten yang listing pada dua hari terakhir, dan tidak ada perubahan, maka saat ini BEI menggenggam 32 perusahaan yang siap mencatatkan sahamnya.
Jika ini terealisasi penuh sampai akhir tahun 2023 maka bursa akan mencetak rekor baru jumlah pencatatan saham perusahaan.
"Saat ini sudah hampir mencapai target tahun sebelumnya, jumlah fund raisenya juga lebih dari tahun sebelumnya," papar Nyoman.
(Zuhirna Wulan Dilla)