JAKARTA - Mengintip kinerja perbankan di era suku bunga tinggi dan tahun politik. Masiha ada peluang untuk sektor perbankan di tengah tren suku bunga tinggi meskipun banyak harapan suku bunga akan mulai stabil dan cenderung akan turun di bulan mendatang.
Chief Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan, kabar bagus bagi sektor perbankan mengingat Bank Indonesia sejauh ini hanya menaikkan di awal tahun dan setelahnya menahan tingkat acuan.
"Sampai akhir tahun ini pun diperkirakan Bank Indonesia masih akan mempertahankan tingkat suku bunga di level acuan 5,75% sehingga ini ada harapan bahwa dari sektor perbankan tentunya dan kenaikan cost of fund akan semakin terbatas," ungkap Josua dalam Power Breakfast IDX, Selasa (8/8/2023).
"Sehingga harapannya ada dari sisi profitabilitas juga perbankan akan mungkin membaik dibandingkan khususnya tahun lalu," imbuhnya.
Menurut Josua, meskipun tahun lalu dari sisi pertumbuhan kredit cenderung melambat, namun dari kenaikan NIM cenderung meningkat dibandingkan akhir tahun lalu.
"Karena lihat dari sisi data sementara untuk kenaikan suku bunga kredit itu sedikit lebih tinggi dibanding kenaikan suku bunga deposito sehingga ini hanya merefleksikan dari sisi kita sudah membukukan kenaikan tren juga," jelas Josua.