JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie memperkirakan uang lari ke luar negeri dari transaksi judi online di Indonesia mencapai Rp150 triliun. Nilai ini pun semakin besar setiap tahun.
Oleh karena itu, kata Budi Arie, muncul usulan dari sejumlah pihak kepadanya agar memajaki judi online. Dengan begitu negara tidak dirugikan dan anak-anak bisa dilindungi, Budi mengeklaim.
Dia pun menduga ada kelompok tertentu di negara lain yang memanfaatkan kampanye anti-judi di Indonesia.
"Masak sebagai bangsa bodoh banget sih. Jangan-jangan ada proxy-proxy dari negara lain yang suruh kita untuk anti judi di sini, duitnya ke negara itu," katanya.
"Kita harus realistis sebagai bangsa," sambung Budi Arie, dikutip dari BBC Indonesia, Sabtu (9/9/2023).
Budi Arie pun menjelaskan, alasan di balik usulan itu agar uang dari Indonesia tak lari ke negara lain. Sebab di negara ASEAN hanya Indonesia yang tidak melegalkan perjudian.
"Saya bukan promotor. Coba kita kaji bersama, kalau enggak duit kita diambil negara-negara itu," ujarnya.
(Feby Novalius)