JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi bahwa suku bunga The Federal Reserve (The Fed) atau Fed Funds Rate (FFR) akan naik sekali lagi di awal November 2023.
"Ini (sifatnya) data dependent, tapi probabilitasnya ini kenaikan yang terakhir di awal November nanti," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
BACA JUGA:
Hanya saja, dia memastikan bahwa BI setiap bulan mereview, baik dari pernyataan The Fed dan perkiraan mengenai inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS).
"Sesuai pernyataan The Fed, (suku bunganya) akan naik sekali lagi, baru akan di-hold selama beberapa waktu," ucap Perry.
BACA JUGA:
Sehingga, situasi higher for longer menurut Perry akan terus berlanjut sampai 2024, khususnya di paruh pertama 2024.