Perseroan menargetkan hal ini akan terealisasi selambat-lambatnya pada kuartal IV tahun 2023.
Selanjutnya sebesar 86,45% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, meliputi antara lain pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek.
(Taufik Fajar)