Hal ini diungkapkan Ketua Perhimpunan Riset Pemasaran Indonesia (Perpi) Resha Yogaswara. Menurutnya Gen Z memiliki pandangan yang lebih positif terhadap perekonomian negara dan menunjukkan sikap optimis terhadap potensi pertumbuhan ekonomi, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
“Salah satu perbedaan utama dari generasi sebelumnya adalah fokus Gen Z pada pengalaman daripada kepemilikan barang material. Mereka lebih tertarik untuk menciptakan dan berbagi pengalaman yang unik dan berkesan daripada memiliki aset fisik seperti mobil atau rumah,” ujar Resha dalam Chief Talk Okezone di News Tower, Jakarta, Kamis (18/1/2024)..
Hal ini menantang pelaku industri riset pemasaran untuk mengadaptasi produk dan layanan mereka agar dapat menawarkan pengalaman yang autentik, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi Gen Z.
Resha juga menekankan pentingnya pelaku industri riset pemasaran memanfaatkan kekuatan media sosial dan teknologi digital untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan Gen Z. Karena generasi ini sangat terkoneksi dengan dunia digital dan sering menghabiskan waktu mereka di platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.