BSI Hadirkan "Sukuk Gold Ownership Program" untuk Investasi Sukuk dan Kepemilikan Emas

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Jum'at 08 Maret 2024 18:56 WIB
BSI hadirkan Sukuk Gold Ownership Program (Foto: Dok BSI)
Share :

Jakarta-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan “Sukuk Gold Ownership Program” yaitu produk Sukuk Seri SR020 bundling dengan produk Cicil Emas, yang kemudian imbal hasilnya dapat digunakan untuk program BSI Cicil Emas. Produk ini diperuntukkan untuk nasabah prioritas dalam perencanaan investasi yang aman dan berkelanjutan serta memiliki banyak kemudahan.

Menurut Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, Sukuk Gold Ownership Program” merupakan inovasi terbaru dari BSI untuk terus menghadirkan pilihan investasi bagi para nasabah. Program tersebut memiliki berbagai fitur special bagi para nasabah yang mengikuti program seperti DP 0%, Spesial margin, dan bebas biaya admin khusus Nasabah BSI Prioritas.

"Hadirnya "Sukuk Gold Ownership Program" menjadi suatu pilihan investasi bagi para nasabah dengan berbagai keunggulan dan manfaat. Sehingga nasabah dapat melakukan investasi berkelanjutan yang manfaatnya tidak hanya untuk saat ini namun juga untuk generasi mendatang,” ucapnya.

Latar belakang peluncuran program ini karena BSI sebagai Mitra Distribusi dari Kementerian Keuangan RI untuk memasarkan Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN, Sukuk Retail Seri SR020. Sukuk Ritel bebas dari risiko gagal bayar, memiliki imbal hasil kupon bersifat tetap serta dijamin pemerintah.

Selain sukuk kami juga memiliki produk Cicil Emas sebagai salah satu produk investasi. Sebagai bagian dari salah satu instrument dalam wealth accumulation, emas dinilai menjadi investasi aman untuk mengelola keuangan. Berinvestasi emas dianggap salah satu solusi untuk menyisihkan dana darurat di kemudian hari. Karena emas cukup likuid, mudah digadai, dijual serta berlaku secara universal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya