Faisol menambahkan, capaian kontibusi TKDN yang mencapai 50% dari total BUMN, juga menandakan komitmen Pertamina dalam mengoptimalkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri.
“Komisi VI melihat, Pertamina memang selalu berkomitmen dalam menggunakan komponen dalam negeri, baik barang maupun jasa, terutama terkait industri migas. Ini bisa menjadi benchmark bagi BUMN lain,” imbuhnya.
Ke depan juga Faisol berharap Pertamina akan terus komit dan terus meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri tersebut.
“Kami di Komisi VI tentu akan terus mengawal dan mengawasi penggunaan TKDN semua BUMN, termasuk Pertamina,” pungkasnya.
(Taufik Fajar)