Ini Jurus BRI Antisipasi Tantangan Global

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 25 April 2024 12:22 WIB
Bank BRI Antisipasi Tantangan Global (Foto: BRI)
Share :

"Kemudian juga kita mau gak mau kita juga harus melakukan penyesuaian penyesuaian terhadap suku bunga itu, meskipun kemarin ada yang sudah memberikan statement bahwa Asia sebaiknya tidak terlalu relay on the Fed, ya itu namanya pendapat ya boleh-boleh saja," ungkap Sunarso.

Dengan demikian, BRI punya kajian dan analisa tentang korelasi antara ekonomi Indonesia dalam hubungannya dengan global, juga negara mana yang korelasinya paling kuat.

Untuk sekarang ini, ekonomi Indonesia paling kuat korelasinya adalah dengan ekonomi di China, sementara kekuatan korelasi antara ekonomi Indonesia dengan Amerika menurun.

"Jadi sekarang kalau terjadi gejolak di China itu justru lebih berpengaruh terhadap kita yaitu itu data-data kajian tentang kaitannya Indonesian economy dengan global Economic," katanya.

Situasi di domestik, menurut Sunarso adalah bagaimana ketersediaan pangan yang kemudian menjadi dampak daripada el nino. Adapun kita harus akui bahwa musim tanam mundur musim panen juga mundur.

Kemudian selama mundur itulah pemerintah banyak harus impor dan berpengaruh pada yang pertama adalah karena volatility dari food crisis Itu berpengaruh terhadap inflasi.

Sunarso menjelaskan, inflasi nanti pasti kembali, namun bisa dikendalikan dengan berbagai cara juga instrumen pengendalian yang sudah dilakukan, sehingga ujungnya nanti ke suku bunga, dan itu yang perlu kita waspadai.

Untuk BRI dalam menavigasi strateginya dengan memperhatikan, pertama adalah potensial untuk naiknya inflasi. Kemudian yang kedua adalah potensial naiknya suku bunga.

"Itu akan berpengaruh terhadap yang paling dekat adalah dari sisi resiko adl liquidity risk dan itu nanti pasti akan menimbulkan high cost dari sisi cost of fund dan high cost itu nanti akan berpengaruh terhadap kualitas kredit dan lain-lain," jelasnya.

Singkat cerita, lanjut Sunarso, mengelola risiko-risiko yang datang dari global maupun domestik kita harus punya kemampuan untuk melakukan simulasi dan kemudian simulasi BRI adalah yang pertama kita buat ya matrik.

"Jadi kalau misalnya katakanlah kita ngomong ekonominya sendiri punya potensi pertumbuhan nya rendah, moderat atau tinggi GDP growthnya," ujar dia.

Dengan demikian, BRI dalam merespon semua tantangan baik global dan domestik dengan kekuatannya terletak di kemampuan bank BUMN ini melakukan simulasi dan stress test. Kemudian hasil simulasi dan stress test dan hasil itu kita tetapkan strategi yang pas.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya