4 Biaya Renovasi Rumah yang Sering Kuras Tabungan, Pinjaman Jadi Solusinya?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 26 April 2024 07:17 WIB
Ilustrasi mempertimbangkan biaya renovasi rumah. (Foto: dok freepik)
Share :

Biaya tukang ini wajib diperhitungkan dengan teliti dan bijak agar tak membengkakkan pengeluaran. Terkadang, beberapa orang berniat menghemat pengeluaran renovasi rumah dengan menyewa 1 atau 2 tukang saja. Padahal, jumlah tukang yang sedikit membuat proses renovasi rumah berlangsung lebih lama di mana ongkos harian tukang menjadi lebih mahal.

Sementara jika menggunakan sistem borongan, Anda perlu menentukan jangka waktu renovasi rumah. Dengan begitu, perkiraan jumlah tukang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perbaikan sesuai jangka waktu tersebut bisa diketahui.

Antara membayar harian atau borongan pada dasarnya memiliki plus minusnya sendiri yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Karena itu, pertimbangkan dengan matang terkait biaya tukang ini agar rencana renovasi rumah bisa berjalan lancar. Biaya ini bisa ditutup dengan pinjaman asal jumlahnya tak terlalu besar dan tak berisiko membebani keuangan terlalu berat.

3. Biaya Perluasan Tanah

Jika rencana renovasi rumah membutuhkan perluasan tanah, Anda tentu perlu memikirkan biaya ini. Perhatikan kondisi tanah yang ingin dibeli, termasuk terkait lokasi dan kualitas atau tatanannya. Dengan begitu, nominal tambahan biaya yang diperlukan bisa diketahui.

Sebagai contoh, apabila tanah memiliki kondisi yang rapuh, Anda perlu menyiapkan biaya untuk menguatkan tanah. Biaya ini bisa dimasukkan pada biaya bahan bangunan. Jika tak ada rencana untuk melakukan perluasan, biaya ini bisa dilewati saja.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya