Selanjutnya 2 emiten papan Akselerasi telah diberikan peringatan tertulis II karena belum mengirim kinerja keuangan non-audited mereka, yang seharusnya dikirim maksimal pada 31 Agustus 2024.
Keduanya adalah PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) dan PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE). Kemudian PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) diberi peringatan tertulis I karena telah melebih batas waktu dalam penyampaian lapkeu.
Terakhir adalah PT Sepatu Bata Tbk (BATA) yang belum mengirimkan lapkeu hingga 2 September 2024, sebagai 'deadline' terakhir bagi lapkeu yang ditelaah secara terbatas oleh Akuntan Publik.
(Taufik Fajar)