Di tengah pembahasan tentang defisit perdagangan dengan beberapa negara, seperti Australia, Roro menekankan pentingnya evaluasi dan identifikasi negara-negara yang perlu menjadi prioritas untuk memperkuat kerja sama ekonomi.
“Nanti kita akan identifikasi terlebih dahulu apakah ada negara-negara prioritas yang harus kita pelajari. Kita tekankan lagi kerjasamanya. Kemudian kalau pun ada negara yang belum berjalan dengan baik, bagaimana caranya untuk menghadapinya,” jelas Roro.
Kerjasama perdagangan luar negeri ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi global, dengan memanfaatkan bonus demografi dan peningkatan produktivitas nasional.
(Feby Novalius)