Daftar Bansos Insentif Prabowo yang Keluar Tahun Ini

Ameiliani Putri, Jurnalis
Jum'at 06 Juni 2025 01:01 WIB
Daftar Bansos Insentif Prabowo yang Keluar Tahun Ini (Foto: Pengumuman Insentif Ekonomi/Setpres)
Share :

JAKARTA - Daftar bansos insentif Prabowo yang keluar tahun ini. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan lima insentif ekonomi untuk periode Juni-Juli 2025 seperti penebalan bansos kartu sembako hingga diskon tarif tol.

Lima insentif ekonomi ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2025 di kisaran 5 persen. Total anggaran lima insentif ekonomi mencapai Rp24,44 triliun.

"Dalam rangka merespons dampak global hari ini, Bapak Presiden memutuskan memberi paket stimulus agar paket pertumbuhan ekonomi dijaga momentumnya dan stabilitas diperkuat," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Presiden, Senin 2 Juni 2025.

Prabowo juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, pemerintah mengandalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama dalam penyaluran bansos. DTSEN dikukuhkan melalui Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2025 dan wajib menjadi acuan bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan dan program pemberdayaan.

"Presiden ingin apa yang diberikan ini (bantuan) tepat sasaran, sampai kepada mereka yang memang membutuhkan dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

 



Berikut ini daftar bansos insentif Prabowo yang keluar tahun ini:

1. Diskon Transportasi

Diskon tiket transportasi umum, termasuk diskon 30 persen untuk tiket kereta api, potongan PPN sebesar 6 persen untuk tiket pesawat, serta diskon 50 persen untuk tiket angkutan laut.
Program ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp0,94 triliun, dan dilaksanakan dengan melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian BUMN.

2. Diskon Tarif Tol

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengoordinasikan diskon tarif tol sebesar 20 persen, yang ditujukan kepada sekitar 110 juta pengendara.

Pendanaan untuk program ini bersumber dari skema Non-APBN dan diperkirakan mencapai Rp0,65 triliun.

3. Penebalan Bansos

Dalam bidang perlindungan sosial, pemerintah juga menyiapkan penebalan bantuan sosial senilai Rp11,93 triliun, yang meliputi tambahan manfaat Kartu Sembako sebesar Rp200 ribu per bulan, serta distribusi 10 kilogram beras per bulan kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan ini rencananya akan diberikan sekaligus pada bulan Juni 2025 untuk jangka waktu dua bulan.

4. Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Di sektor ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan bersama instansi terkait menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300 ribu per penerima kepada sekitar 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta, termasuk kepada 288 ribu guru kementerian pendidikan dan 27 ribu guru Kementerian Agama.

Total anggaran untuk program ini dilaporkan mencapai Rp10,72 triliun, dengan penyaluran dilakukan pada Juni 2025.

5. Diskon Jaminan Kecelakaan

Selain itu, Menkeu juga mengumumkan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 50 persen selama enam bulan bagi sektor padat karya juga akan diperpanjang.
Program ini dilaporkan telah menjangkau 2,7 juta pekerja di enam sektor industri hingga Mei 2025, dengan anggaran sekitar Rp0,2 triliun, dan juga dibiayai melalui skema Non-APBN.

Secara keseluruhan, stimulus yang disiapkan terdiri atas Rp23,59 triliun dari APBN dan Rp0,85 triliun dari sumber Non-APBN.

Menkeu berharap kebijakan ini dapat menopang konsumsi rumah tangga serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global dan domestik selama periode libur sekolah.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya