Usai diiringi banyaknya tangkai bunga, tangis Sri Mulyani pecah saat jajaran pegawai menyanyikan lagu Bahasa Kalbu sebagai tanda perpisahan.
Air matanya semakin deras ketika suaminya, Tonny Sumartono, merangkulnya di tengah suasana penuh haru.
Pegawai Kemenkeu pun melantunkan lirik, “Kini dirimu yang selalu bertahta di benakku. Dan aku 'kan mengiringi, bersama di setiap langkahmu...” disusul bagian lain dari lagu tersebut yang menambah suasana emosional.
Dengan tabah, Sri Mulyani melangkah keluar dari gedung, terus menerima bunga mawar putih dari para pegawai.
Saat tiba di anak tangga terakhir, lantunan lagu Karena Cinta dari Joy Tobing kembali membuatnya meneteskan air mata. Ia kemudian melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan.
Dalam pidato terakhirnya, Sri Mulyani berpesan agar jajaran Kemenkeu tetap menjaga keuangan negara dan mendukung kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa.
(Feby Novalius)