Untuk memastikan ekosistem usaha tetap seimbang, Kemendag mengembangkan kebijakan hybrid atau omnichannel yang memungkinkan pelaku usaha offline merambah pasar online secara bertahap.
Tak hanya UMKM, Mendag juga menekankan pentingnya transformasi digital bagi pasar rakyat. Dia menjelaskan bahwa Kemendag telah memberikan pendampingan agar pedagang pasar tradisional dapat melakukan penjualan secara online, sekaligus menjaga lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman.
"Kita juga ada program di pasar rakyat ya di toko-toko ada pasar tradisional, pasar rakyat itu bagaimana dia juga bisa jualan online. Dan juga kami pesan kepada Bapak-Ibu para pimpinan di daerah untuk menjaga pasarnya bersih. Ada banyak contoh saya kira pasar-pasar di daerah walaupun pasar tradisional, menjadi pilihan tidak hanya untuk berbelanja tetapi untuk wisata kuliner," tandasnya.
(Dani Jumadil Akhir)