JAKARTA – Harga ayam day old chick (DOC) yang masih tinggi menuai keluhan dari para peternak. Pemerintah pun berencana membangun 12 pabrik pakan dan produksi DOC pada tahun ini sebagai solusi permanen untuk menstabilkan harga.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan bahwa harga DOC sejatinya telah disepakati turun ke level Rp11 ribu di tingkat produsen dan Rp12 ribu di tingkat hilir. Namun, kesepakatan tersebut tidak berjalan di lapangan.
“Aku sudah minta minggu lalu harganya Rp11 ribu di produsen. Clear. Dan minta di ujung Rp12 ribu. Apa yang terjadi? Tidak berubah harganya. Berteriak peternak kecil,” kata Amran dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Amran mengungkapkan, pada bulan lalu harga DOC bahkan sempat menyentuh Rp14 ribu per ekor, jauh di atas harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp9 ribu. Pemerintah kemudian memutuskan harga Rp11 ribu sebagai jalan tengah agar semua pihak merasa diuntungkan.
“Tahu apa yang terjadi? Nggak ada perubahan. Terus aku tanya, siapa yang sekarang mau disalahkan? Pemerintah kan? Padahal pelakunya mereka. Pemerintah yang disalahkan, padahal mereka yang berbuat. Inilah yang kita mau perbaiki semua,” ungkap Amran.
Untuk menyikapi kondisi tersebut, pemerintah, kata Amran, memutuskan untuk masuk langsung ke sektor produksi dengan membangun pabrik pakan dan DOC milik negara. Pabrik-pabrik tersebut akan dibangun di berbagai wilayah Indonesia.