Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Trading Halt 2 Hari Berturut-turut

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 30 Januari 2026 09:33 WIB
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, memutuskan mundur setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, memutuskan mundur setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara perdagangan selama dua hari berturut-turut, pada 27 dan 28 Januari 2026. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawabnya.

"Saya sebagai Dirut BEI dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mendundurkan diri dari Dirut BEI," kata Iman, Jakarta, Jumat (30/1/2026). 

Sekedar informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara 2 hari berturut-turut pada tanggal 27 dan 28 Januari 2026. Hal ini dipicu oleh penurunan tajam IHSG hingga 8 persen di kedua hari tersebut.

Tekanan jual yang dilakukan investor membuat pelemahan indeks, merespon hasil rilis yang dilakukan oleh lembaga penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International). MSCI menilai bursa saham di Indonesia masih kurang transparan dalam memaparkan data para pemegang saham dalam ketentuan free float.

Sebenarnya, Iman sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk meredam gejolak pasar dengan mencoba mengikuti masukan dari MSCI yang menyoal transparansi data kepemilikan saham di Indonesia. Kondisi yang terjadi pada hari ini saat pengumuman MSCI, lantaran data yang sebelumnya disampaikan belum sesuai dengan yang dibutuhkan lembaga indeks global tersebut.

“Nah ini tadi hasil kami diskusi juga kita sedang mempersiapkan, kita sedang melihat bagaimana kita bisa memenuhi apa yang di require (kebutuhan), apa yang dibutuhkan oleh MSCI. Sehingga tadi kita tidak harapkan bahwa investor-investor kita yang ada sekarang panik,” ujar Iman.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya