Purbaya Sebut Iuran Board of Peace Rp16,9 Triliun Diambil dari Anggaran Kemenhan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2026 08:53 WIB
Purbaya Sebut Iuran Board of Peace Rp16,9 Triliun Diambil dari Anggaran Kemenhan (Foto: Kemenkeu)
Share :

PBNU soal Iuran Board of Peace

Di tempat terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf mengungkapkan iuran untuk menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Board of Peace (BoP) dibutuhkan untuk membangun Gaza. 

“Iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda dengan pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu,” kata Gus Yahya dalam keterangannya di Istana Kepresidenan.

Diketahui, kondisi Gaza saat ini sudah dihancurkan oleh agresi Israel. Gus Yahya pun menilai perlu ada penggalangan dana untuk membangun wilayah Palestina di tepi laut Mediterania itu.

“Sehingga memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu, sehingga para partisipan yg ikut di dalam dewan itu juga diminta untuk beriuran. Itu sebagai iuran untuk Gaza, untuk pembangunan Palestina,” katanya.

Prabowo Tanda Tangani Piagam Dewan Perdamaian

Sekadar informasi, Prabowo Subianto turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk Gaza pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1) siang waktu setempat.

Sementara, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan tidak ada kewajiban bagi negara anggota untuk membayar dana iuran sekitar USD1 miliar.

Menlu menegaskan bahwa negara yang diundang dapat menjadi anggota Dewan Perdamaian selama tiga tahun.

“Jadi kalau misalnya (satu negara) ikut berpartisipasi (membayar dana), itu artinya dia (anggota) permanen,” kata Sugiono, tanpa menjelaskan lebih lanjut apakah Indonesia akan ikut berkontribusi dana kepada Dewan Perdamaian.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya