Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal IV 2025 secara tahunan. Satu-satunya lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah sektor pertambangan.
Adapun lima lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional meliputi industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan. Kelima sektor tersebut secara total menyumbang 63,09 persen terhadap PDB Indonesia.
“Kontribusi besar dari sektor-sektor utama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2025,” ungkap Amalia.
Capaian ini membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi sejak 2022. Kala itu pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 mencapai 5,31 persen, kemudian pada 2023 tumbuh lebih rendah 5,05 persen dan pada 2024 mencapai 5,03 persen.
(Dani Jumadil Akhir)