Purbaya Puji Thomas Djiwandono: Dia Sudah Jago, Lebih Pintar dari Saya

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 09 Februari 2026 17:17 WIB
Purbaya Puji Thomas Djiwandono: Dia Sudah Jago, Lebih Pintar dari Saya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memuji Thomas Djiwandono usai resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Purbaya menaruh harapan besar agar kehadiran Thomas di jajaran Dewan Gubernur BI dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memformulasi kebijakan moneter yang mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selamat Pak Tommy (Thomas) atas posisi barunya. Mudah-mudahan di Bank Indonesia nanti bisa lebih berperan dalam membentuk kebijakan yang pas untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi) yang lebih bagus ke depan,” ujar Purbaya usai menghadiri prosesi pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Gedung Mahkamah Agung (MA), Senin (9/2/2026). 

Purbaya Beri Ucapan Selamat ke Thomas

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya memberikan ucapan selamat sekaligus apresiasi tinggi terhadap kapasitas koleganya yang kini resmi hijrah ke bank sentral.

Dengan latar belakang Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, Purbaya optimis sinergi antara Kementerian Keuangan (Fiskal) dan Bank Indonesia (Moneter) akan semakin solid. Dia bahkan berseloroh mengenai kebiasaan koordinasi yang kerap dilakukan secara informal.

“Kan biasanya sudah makan siang bareng. Sekarang lebih gampang lagi (sinergi fiskal dan moneter). Nanti kita makan siang di sana ke Pak Tommy. Setiap Jumat itu MBG gratis sama Pak Gubernur,” ungkap Menkeu.

 

Pujian Purbaya ke Thomas

Purbaya menegaskan tidak perlu memberikan nasihat atau arahan khusus kepada Thomas. Baginya, rekam jejak dan keahlian Thomas sudah lebih dari cukup untuk mengemban tugas baru tersebut.

“Enggak. Dia kan Deputi Gubernur. Saya juga enggak tahu. Lebih pintar dari saya kali dia. Ngapain kasih wejangan? Dia sudah jago,” tegas Purbaya.

Thomas Djiwandono dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10/P Tahun 2026. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung yang telah mengundurkan diri sejak pertengahan Januari lalu.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan Bank Indonesia periode 2026–2031, di mana Thomas diharapkan menjadi jembatan strategis untuk memastikan kebijakan moneter selaras dengan target-target pembangunan ekonomi yang dicanangkan pemerintah.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya