Purbaya Ngaku Belum Diundang Soal Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun dari APBN

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 12 Februari 2026 13:38 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan terkait pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto; Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan terkait pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB/Whoosh) senilai Rp1,2 triliun per tahun, yang rencananya akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Nanti saya belum dipanggil (pemerintah pusat) untuk masalah itu, seingat saya masih 50-50, belum diajak ke sana (membayar utang full dari APBN)," kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa pembayaran kewajiban utang proyek kereta Whoosh bakal menggunakan APBN.

"Iya, utang Whoosh pakai APBN," ujarnya saat agenda di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).

Kendati begitu, kata Prasetyo, penggunaan APBN untuk membayar utang Whoosh masih dipertimbangkan lebih lanjut untuk hal teknisnya. Saat ini, terus dilakukan upaya negosiasi dan pembahasan teknis, termasuk melibatkan pihak Danantara.

"Belum final, laporan terakhir rapat di Danantara, jadi masih ada finalisasi. Sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknis langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," kata Prasetyo.

Sebelumnya, pada akhir 2025, Purbaya sempat menuturkan bahwa jalan keluar permasalahan utang Whoosh masih didiskusikan untuk menemukan skema pembayaran terbaik.

 

"Dia bahas macam-macam, permintaannya banyak banget, ya, Danantara. Tapi kita diskusi, diskusi baiklah. Termasuk KCIC, masih akan dicari bentuk yang pas, seperti apa," ujar Purbaya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/12/2025).

Selanjutnya, pembahasan teknis terkait KCIC akan dilanjutkan oleh tim teknis dari kedua belah pihak.

"Nanti tim teknis mereka diskusi dengan tim teknis saya. Ini kan masih belum jelas betul seperti apa. Tapi gambaran besarnya jelas, kita mau ngapain ke depan," ucapnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya