Jelang Imlek dan Ramadhan 2026, Harga Beras hingga Minyak Goreng Melonjak

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 16 Februari 2026 11:24 WIB
Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan menjelang Tahun Baru Imlek dan momen Ramadhan. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA — Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan menjelang Tahun Baru Imlek dan momen Ramadhan. Kenaikan tercatat pada beras, minyak goreng, ikan, hingga daging.

Berdasarkan panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Senin (16/2/2026), kenaikan harga terjadi pada beras medium non-SPHP yang naik 0,02 persen menjadi Rp13.890 per kg, diikuti beras khusus lokal yang naik 0,59 persen menjadi Rp15.752 per kg.

Untuk minyak goreng, jenis minyak goreng kemasan naik 0,88 persen menjadi Rp21.178 per liter, sedangkan minyak goreng curah naik 1,81 persen menjadi Rp18.021 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas ikan, yaitu ikan kembung naik 0,99 persen menjadi Rp45.761 per kg, ikan tongkol naik 0,34 persen menjadi Rp37.130 per kg, dan ikan bandeng naik 0,47 persen menjadi Rp36.942 per kg.

Lonjakan harga juga tercatat pada garam konsumsi yang naik 0,67 persen menjadi Rp11.487 per kg, serta daging kerbau segar lokal yang naik 5,83 persen menjadi Rp153.611 per kg.

Meski demikian, sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan harga. Beras premium turun 0,30 persen menjadi Rp15.465 per kg, beras medium turun 0,55 persen menjadi Rp13.271 per kg, dan beras SPHP turun 0,25 persen menjadi Rp12.409 per kg.

Komoditas lain yang turun antara lain:

- Jagung peternak: turun 2,76 persen menjadi Rp6.695 per kg

- Kedelai biji kering impor: turun 1,65 persen menjadi Rp10.770 per kg

- Bawang merah: turun 2,73 persen menjadi Rp39.947 per kg

- Bawang putih: turun 1,55 persen menjadi Rp38.071 per kg

- Cabai merah keriting: turun 1,49 persen menjadi Rp43.317 per kg

- Cabai merah besar: turun 3,86 persen menjadi Rp39.174 per kg

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya