Utang Luar Negeri RI Naik Jadi USD431,7 Miliar, BI Pastikan Struktur Tetap Sehat

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 19 Februari 2026 08:56 WIB
Bank Indonesia mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap terjaga. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Bank Indonesia mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap terjaga. ULN Indonesia pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi triwulan III-2025 sebesar USD427,6 miliar.

Mengutip data BI, Kamis (19/2/2026), posisi ULN pemerintah pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD214,3 miliar, naik dari USD210,1 miliar pada triwulan sebelumnya. Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Sebagai salah satu instrumen pembiayaan APBN, ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang diarahkan untuk mendukung program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal dan memperkuat perekonomian nasional.

Penggunaan ULN pemerintah difokuskan untuk mendukung:

Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,1% dari total ULN pemerintah)

Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,8%)

Jasa Pendidikan (16,2%)

Konstruksi (11,7%)

Transportasi dan Pergudangan (8,6%)

Posisi ULN pemerintah didominasi utang jangka panjang, dengan pangsa mencapai 99,99% dari total ULN pemerintah.

 

ULN Swasta Menurun

Sementara itu, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD192,8 miliar pada triwulan IV-2025, menurun dibandingkan USD194,5 miliar pada triwulan III-2025. Penurunan ini dipengaruhi oleh ULN perusahaan nonkeuangan (non-financial corporations).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari: Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,9% dari total ULN swasta. ULN swasta tetap didominasi utang jangka panjang, dengan pangsa 76,3% dari total ULN swasta.

Secara keseluruhan, struktur ULN Indonesia tetap sehat, tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,9% pada triwulan IV-2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,7% dari total ULN.

Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, BI dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Pemanfaatan ULN akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, sambil meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya