Stabilkan Harga, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati

Taufik Fajar, Jurnalis
Senin 23 Februari 2026 13:59 WIB
Harga Cabai (Foto: Okezone)
Share :

Kenaikan harga cabai rawit merah di awal Ramadan dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi di sejumlah sentra produksi. Intensitas hujan yang meningkat menyebabkan aktivitas pemetikan tidak dapat dilakukan secara optimal, sehingga pasokan sempat tertahan. 

Selain itu, memasuki bulan Ramadan terdapat tradisi nyekar atau ziarah kubur di berbagai daerah yang turut meningkatkan permintaan cabai di awal puasa.

“Curah hujan tinggi membuat petani tidak bisa melakukan pemetikan optimal. Ditambah peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Ramadan, menyebabkan harga sempat naik. Namun dengan intervensi distribusi ini, kami optimistis harga segera stabil,” ungkap Agung.

Kementan di bawah komando Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memastikan akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan cabai di seluruh wilayah Indonesia.

Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, champion cabai, serta pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi dari sentra produksi ke pasar.

Upaya stabilisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kementan menegaskan bahwa intervensi distribusi akan terus dilakukan secara responsif apabila terjadi lonjakan harga, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya