Dicky menjelaskan, program pelatihan yang disebut sebagai “deep talent digital” akan mencakup berbagai tingkatan, mulai dari level esensial, practitioner, hingga capstone project. Setiap level memiliki tingkat kompleksitas berbeda, dengan target akhir peserta mampu menyelesaikan proyek nyata.
"Para talent diberikan bekal, yang mampu, membuka lapangan, disini mereka tentunya, bukan sekedar program, tapi membuktikan, langsung, membuat startup, angsung, dan bertemu dengan bisnis, untuk menjawab berbagai use case, yang dibutuhkan oleh industri," kata Dicky.
(Feby Novalius)