Ini Alasan Bos Agrinas Pilih Impor Mobil India, Harga Lebih Terjangkau

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 24 Februari 2026 07:05 WIB
Indonesia berencana mengimpor 105.000 unit mobil pikap 4x4 dan kendaraan niaga dari India. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA – Indonesia berencana mengimpor 105.000 unit mobil pikap 4x4 dan kendaraan niaga dari India dengan nilai mencapai Rp24,66 triliun. Pemerintah memilih produk asal India karena mempertimbangkan faktor harga, kualitas, serta keterbatasan ketersediaan produk serupa di dalam negeri.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan kendaraan impor dari India dinilai lebih kompetitif dibandingkan dengan harga yang ditawarkan pabrikan lain. Ia menyebut produk dengan harga lebih terjangkau tersebut diklaim memiliki kualitas yang setara.

Menurut Joao, Agrinas perlu menyiasati keterbatasan anggaran dalam program Koperasi Desa Merah Putih. Karena itu, pembelian kendaraan impor dari India dinilai sesuai dengan kemampuan finansial program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang digadang-gadang menjadi ceruk baru perekonomian lokal.

Di sisi lain, Joao menyatakan pihaknya ingin mendiversifikasi pasar dalam pengadaan kendaraan pikap dan truk. Ia menegaskan ketergantungan pada produk arus utama tidak dapat dilakukan secara terus-menerus. Terkait kualitas, ia menyerahkan penilaian kepada para pengguna.

 

Joao mengaku telah mempertimbangkan pembelian kendaraan produksi dalam negeri dan sebagian pengadaan telah direalisasikan dari pabrikan otomotif yang beroperasi di Indonesia. Namun, ia menilai ketersediaan kendaraan merek arus utama menjadi kendala.

“Semua produk dalam negeri sudah kami beli. Untuk truk roda enam sudah habis dan tidak tersedia lagi. Coba sekarang beli pikap Kijang atau Mitsubishi Canter, sudah tidak ada. Menunggu ketersediaan produk bisa sampai satu tahun,” ujar Joao.

Baca Selengkapnya: Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya