Muncul Usulan Pembatasan Alfamart dan Indomaret, Ternyata Ini Alasannya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 07:20 WIB
Muncul Usulan Pembatasan Alfamart dan Indomaret, Ternyata Ini Alasannya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Muncul usulan agar menghentikan pemberian izin pendirian minimarket-minimarket baru seperti Alfamart dan Indomaret. Usulan ini disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

Ternyata ada alasan di balik usulan pembatasan Alfamart dan Indomaret. Mendes PDT mengusulkan agar pemerintah menghentikan pemberian izin pendirian minimarket-minimarket baru demi menghidupkan unit usaha warga desa dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Alasan Muncul Usulan Pembatasan Alfamart dan Indomaret

Menurut Mendes, usulan tersebut diterima dari keluhan masyarakat, terutama para pedagang toko kelontong di desa yang kalah bersaing dengan jaringan ritel modern dan ekspansinya yang masuk hingga ke pelosok-pelosok desa.

"Saat di Komisi V itu saya sampaikan, untuk minimarket-minimarket seperti Indomaret, Alfamart, silakan jalan. Saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang saya minta ditutup itu izin baru. Jangan sampai minimarket ini ke desa-desa, dan mematikan usaha-usaha rakyat di desa," kata Mendes Yandri dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Mendes juga menyampaikan bahwa dalam hal pemerataan ekonomi desa, sejalan dengan Astacita ke-6 Presiden Prabowo, berbagai pemangku kepentingan punya komitmen kuat terkait membangun Indonesia dari level bawah. Salah satunya melalui keberadaan program Kopdes Merah Putih karena keuntungan Kopdes itu sekurang-kurangnya sebesar 20 persen menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD) dan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang nantinya kembali dikelola dan dimanfaatkan untuk rakyat di desa.

Pemerataan Ekonomi Lewat Kopdes

Di samping itu, Mendes mengatakan desa dan kelurahan memiliki peran yang penting dan strategis karena berada di garis depan pembangunan dan berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Sekarang, dalam rangka pemerataan ekonomi itu, Koperasi Desa Merah Putih adalah alat jitu dan akurat, untuk memastikan pemerataan itu benar-benar ada," kata dia

Sejalan dengan itu semua, ucapnya melanjutkan, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus bersinergi memanfaatkan peluang demi kuatnya ekonomi di desa sekaligus untuk mencegah terjadinya urbanisasi dan dampak buruk sosial yang lain.

 

Kopdes Bisa Bermitra dengan Ritel Modern

Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih bermitra dengan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart, guna memperkuat peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan konsumen.

Ferry menegaskan bahwa isu pembatasan ekspansi ritel modern pada dasarnya bergantung pada pengaturan regulasi di masing-masing daerah. Namun, dia menekankan bahwa keberadaan ritel modern tidak harus dipandang sebagai ancaman, melainkan dapat menjadi mitra strategis bagi Kopdes Merah Putih.

“Sebenarnya itu (masalah pembatasan) kan tinggal pengaturan regulasinya di masing-masing daerah," kata Ferry dalam tempat yang berbeda.

"Saya juga sudah berkomunikasi dengan teman-teman dari Indomaret, Pak Franky Welirang, dan dengan teman-teman dari Alfamart, bahwa koperasi desa bisa tetap bekerja sama dengan siapa pun,” ujar dia menambahkan.

Keberadaan Ritel Modern Tetap Dibutuhkan

Menurut dia, keberadaan ritel modern tetap dibutuhkan karena tidak semua produk dapat diproduksi oleh UMKM lokal. Untuk itu, ia menilai kerja sama dengan pihak swasta tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ada produk yang memang bisa diproduksi oleh UMKM lokal, tapi ada juga yang tidak. Tentu kita bisa bekerja sama dengan swasta untuk barang-barang yang mereka produksi,” katanya.

Dia menekankan bahwa pola kerja sama antara koperasi desa, UMKM, dan ritel modern harus diarahkan agar saling menguatkan. Dengan begitu, koperasi desa tetap memiliki ruang untuk berkembang, sementara ritel modern dapat berperan sebagai mitra distribusi bagi produk lokal.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya